Saturday, 16 April 2011

The book can be a positive impact despite having a negative ideology .. so take lessons from this book

Buku karya Niccolo Machiavelli mempunyai reputasi yang buruk selama berabad-abad sebagai penonton seseorang menjadi  tirani. Machiavelli berpendapat bahwa penguasa terbaik adalah seseorang yang mempunyai pengikut orang-orang yang mencintainya. Buku ini lebih dari edologi politik, dan gagasan yang hebat tentang kemandirian. Tapi ini dapat dengan mudah diambil sebagai "tidak membantu siapa pun, karena mereka harus membantu dirinya sendiri." Kemandirian adalah salah satu prinsip pendiri Gereja Syaitan modern, sebutan untuk perbandingan buku ini yang  banyak dibuat.
Secara umum, banyak yang  membenci buku ini karena muncul cara yang sangat efisien yang digunakan untuk membuat tirani yang "jahat". 

Karl Marx seharusnya ditegur, bukan untuk alam yang kontroversial, tetapi untuk menulis buku yang paling membosankan dalam sejarah. Idenya berasal dari observasi bahwa semua perselisihan umat manusia, sejak awal sejarah kita sekarang, tidak lebih dari perjuangan  status social.
Karna itu ia berusaha untuk menghapuskan kelas, dan membentuk sistem pemerintahan di mana tidak ada kelas atas  atau kelas bawah, tetapi semua orang dibayar dengan jumlah yang sama untuk apa pun pekerjaan mereka, dari Presiden sampai  prajurit. Mereka semua akan mendapatkan jenis makanan yang sama, jumlah yang sama, mobil dan rumah yang sama, semuanya.

Sayangnya, system itu tidak bekerja sebagai mana mestinya, Seseorang selalu ingin lebih banyak atau lebih baik. Sebenarnya, semua orang tidak ingin di perlakukan sama. Hal itu terlihat sebagai kebalikan dari demokrasi, bukan karena filosofinya, Negara Uni Soviet memperjuangkan filosofi Karl Mark , yang Amerika Serikat sangat tidak menyukainya  selama Perang Dingin.
 

Friday, 15 April 2011

THE CHANDOS PORTRAIT - PICTURE OF WILLIAM SHAKESPEARE

This portrait has been attributed to Joseph Taylor but the exact date of the painting is unknown. The full beard and moustache was favoured in pictures by Rubens after his arrival in England in 1630. It is believed to have been commissioned by the playwright and theatre manager William Davenant (1606–1668). The portrait receives its name as it was once in the possession of the Duke of Chandos. The Chandos picture is by far the most attractive of the pictures of William Shakespeare and is typical of English paintings, portraits and costumes of the period. The Chandos portrait has, however, been altered by Ozias Humphrey and Sir Joshua Reynolds. In 1856 it became the property of Britain's National Portrait Gallery and has the distinction of being the first picture bought by the gallery. 

the story .. has just begun ..

 aku x tak la pandai sangat berkata-kata .. the only things i would like to say is .. nak start again blogging .. selepas blog i before this dah terminated .. so nak aktif balik .. sorry guy's if .. blog aku hodoh hahaha .. cause i dont know how .. to deco2 nie .. hahah .. mat santai la katakan .. by the way .. lets start share the good things ..

Tuesday, 12 April 2011

                                

                                       
                           

Pages